Minggu, 02 Juni 2013


Jumat, 10 Mei 2013

Aku selalu menjauh
Mulai menjauhi semua orang
Yang sebenarnya benar - benar peduli dengan
kondisi, keadaan dan statusku
Mereka

Banyak bicara adalah salah satunya 
cara membuat aku dijauhi akhirnya
Aku menolak mereka semua
Menolak kepedulian mereka
Yang seharusnya tak kulakukan
Yang sesungguhnya 
Mereka peduli dan percaya akanku 
Disini ....

Kamis, 30 Mei 2013

Aku ~ PART I

Ajeng Rizqiani Putri

Terima kasih untuk ayahku yang memberi nama aku, dan termia kasih untuk ibuku yang telah melahirkanku.
Aku sayang kalian.

Sampai saat ini yang aku tahu dari namaku hanya ajeng berarti pertama rizqiani putri adalah anak perempuan yang membawa rizki untuk keluarga. Tapi aku sendiri masih tidak tahu siapa seorang ajeng ?
karakter ajeng, sifat ajeng, kelebihan dan kekurangan ajeng. ajeng itu bagaimana??? dan aku tidak bisa menjawabnya!!! lalu, aku ini siapa?
intinya jati diriku,akuu....

teringat ketika ada beberapa orang menanyakanku demikian, dan aku hanya DIAAM lalu kemudian menangis. CENGENG!
iyah,begitulah aku, sesulit ini kah hidupku yang tak bisa menjawab pertanyaan sesederhana itu! bagi orang lain, mereka yang selalu semangat dalam hidupnya, dengan gampangnya mereka akan cepat menjawab dengan cakap. Tapi tidak bagi diriku, kenapa? apa yang salah, apa bedanya aku dengan mereka mereka yang disana?
Dan, yang bertanya tentang siapa Ajeng Rizqiani Putri, mereka kecewa karena melihatku yang sepertinya aku ini butuh dikasihani, aku ini lemah, aku ini tidak bisa melakukan apa apa.
yah, mereka mungkin benar, ingin rasanya memberontak kepada mereka,,tapi kenyataan mereka melihatku demikian.
Aku takut. aku hanya takut. sekarang aku penakut yang sukanya berkhayal tentang masa lalu, toh masa lalu pun tak jauh berbeda hanya saja aku lebih berani dalam setiap masalah yang sedang terjadi. Aku cukup berani dan cuek untuk beberapa hal, tapi sekarang aku penakut!!







Awalnya tak punya teman, tapi pada akhirnya..........
yang benar - benar teman, bahkan keluargaku sendiri tak bisa menjadikanku sahabat, mereka hanya saudara.
sahabatku 2 yang masih bertahan itu pun kalo aku tetap mempertahankannya karena aku tak mau sendiri, yah egois kan? kami memiliki banyak masalah yang pada akhirnya membuatku kecewa berat pada masa lalu, dan mungkin mereka juga kecewa. tapi itu semua sudah aku hapus kenangan buruk, aku memulai lagi jalanku yang baru dengan mereka, tapi tetap saja jarak menjadi kendala bagi kami,dan komunikasi dikarenakan aku yang tak bisa menyeimbangi mereka, kami bersahabat sejak SD

dan yang lain?teman yang lain?
aku tak terbiasa mendekatkan diri dengan mereka yang sebenarnya peduli denganku, itu semua karena aku takut mereka kecewa, karena banyaak sekali yang pernah aku alami, aku belajar dari perilaku mereka masing2 yang sering berubah-ubah.tapi tak mengurangi sedikitpun kecurigaanku pada mereka, aku cuek.
tapi aku bahagia punya teman teman kelas, sejak sd,smp,bahkan smk..
aku tak pernah mencai musuh dan memang tak ada.
di SMP, aku mulai menyukai seseorang...dia dikelas e dan aku di b. andai dulu aku tak polos,aku pasti sudah bahagia sejak dulu dengannya di bandingkan sekarang...ah sudahlah lupakan.
aku berteman baik dengan beberapa temanku selama smp,

~bersambung~

Rabu, 10 April 2013


Susahnya Mengerti dan Menerjemahkan Perasaan 

 


Memahami terjemahan itu sebenernya gampang, tapi tak semudah menerjemahkan sebuah perasaan seseorang. Karena perasaan orang memiliki satu rasa walau pengucapan dan penyampaiannya bisa sama dengan perasaannya ada pula yang berbeda.

Berbeda di sini adalah ketika seseorang tersebut merasakan perasaan suka, sayang, mengasihi, bahkan cinta bisa saja lidah mereka berkata tidak, ambil contoh mereka bilang "benci" atau "tidak suka" itulah yang dinamakan munafik. Mereka yang munafik inilah sebenarnya memiliki rasa yang suka tapi di lisan berkata tidak, dan sebenarnya pula mereka menyukai melebihi lawan jenisnya. Fakta dari beberapa orang mengatakan demikian. Pada dasarnya mereka yang melakukan munafik di depan semua orang adalah di karenakan gengsi dan ego yang besar, dan mengganggap rasa suka hanya akan membuat dirinya merasa malu, malu akan diterimakah rasa sukanya tersebut atau akan di abaikan oleh orang yang dia sukai. Beginilah awal mulanya orang yang tidak berani menerjemahkan perasaan, bahaya bukan?

Makanya dikenal dengan istilah PHP (pemberi harapan palsu) orang melakukan PHP ini akhirnya melampiaskannya kepada orang lain, tentu awalnya mereka yang melakukan tidak ada maksud tertentu tapi pada akhirnya meninggalkan rasa sukanya yang yaahh bisa dibilang 'sedikit' pada orang tersebut dan setelahnya di tinggallah orang yang di-PHP-in tersebut. Jahat sih orang yang seperti itu, tapi menerjemahkan perasaan itu fatal makanya banyak yang mengalami FRUSTASI pada akhirnya menghantui mereka yang bertindak munafik dan PHP tersebut.